Ini Jam Tangan Pintar 4G Pertama di Dunia

KOMPAS.com - LG kembali merilis perangkat jam tangan pintar. Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan tersebut memperkenalkan sebuah perangkat baru bernama Watch Urbane LTE.

Produk ini sebenarnya adalah versi lain dari Watch Urbane yang dirilis pada awal Februari 2015. Bedanya dengan versi tersebut, Watch Urbane LTE, seperti namanya, sudah mendukung teknologi jaringan 4G LTE.

Pihak LG sendiri mengklaim, produk tersebut merupakan jam tangan pintar pertama di dunia yang dilengkapi dukungan jaringan internet 4G.

Masih sama dengan seri Watch Urbane, produk ini mengusung desain bentuk bundar dengan layar P-OLED. Arloji pintar ini memiliki keistimewaan pada bahan logam yang membungkus seluruh permukaan perangkat, kecuali talinya yang berbahan kulit.

Jam tangan pintar Watch Urbane LTE tersebut dapat difungsikan secara mandiri, tanpa harus dihubungkan ke smartphone.

Seperti dikutip KompasTekno dari Cnet, Kamis (26/2/2015), dengan dukungan jaringan 4G secara mandiri atau independen, jam tangan pintar Urbane terbaru itu bisa digunakan untuk menjalankan layanan panggilan suara dan juga berkirim pesan singkat. 

LG Watch Urbane LTE pun bisa digunakan untuk melakukan panggilan telepon VoLTE. Panggilan tersebut mirip dengan teknologi VoIP, bedanya telepon berbasis IP ini dijalankan di jaringan 4G.

Watch Urbane LTE juga bisa digunakan untuk mengobrol dengan gaya walkie-talkie, alias bergantian berbicara, dengan smartphone.

Dari segi spesifikasi, LG Watch Urbane LTE dilengkapi layar 1,3 inci dengan resolusi tampilan 320 x 320 piksel dan kerapatan 245 piksel per inci. Prosesor Snapdragon 400 1,2 GHz buatan Qualcomm dipilih oleh LG untuk peranti jam tangan pintar terbarunya itu.

Spesifikasi teknis lain yang disertakan dalam LG Watch Urbane adalah penyimpanan 4 GB dan memori RAM sebesar 1 GB.

Untuk masalah sistem operasi, perangkat ini berjalan di OS bernama LG Wearable Platform. Tidak dijelaskan dasar dari OS tersebut, tetapi beberapa media menyebukan bahwa sebenarnya ia merupakan versi pengembangan dari WebOS.

Lg Watch Urbane dibekali baterai kapasitas 700 mAh dan memiliki rating IP67 yang artinya jam tangan pintar ini tahan terhadap cipratan air dan debu, walau LG tidak menyarankan untuk dipakai mandi atau berenang.

LG Watch Urbane LTE sendiri akan dipamerkan untuk pertama kalinya di ajang Mobile World Congress 2015 mendatang di Barcelona, Spanyol.

Belum jelas apakah perangkat tersebut akan masuk Indonesia atau tidak. Akan tetapi, mengingat jaringan 4G di Indonesia terus ditingkatkan kualitasnya, bisa saja LG Watch terbaru ini dirilis di Tanah Air.
READ MORE - Ini Jam Tangan Pintar 4G Pertama di Dunia

Twitter Telkomsel Paling Cepat Balas "Mention"

KOMPAS.com - Akun Twitter milik operator seluler Telkomsel (@Telkomsel) meraih predikat sebagai akun yang paling responsif di dunia versi Socialbakers.com pada periode kuartal empat 2014. 

Selain di Twitter, akun Facebook Telkomsel juga mendapatkan predikat sebagai akun paling responsif nomor lima di dunia. Posisi tersebut naik satu peringkat dari posisi enam dari kuartal sebelumnya. 

Menurut Telkomsel dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, konfirmasi Socialbakers tersebut diberikan berdasarkan analisis terhadap aktivitas akun-akun media sosial lintas industri di seluruh dunia dari sisi customer service, khususnya didalam menanggapi mention dari pelanggannya.
 
Menurut catatan Socialbakers, selama kuartal empat 2014, akun Twitter Telkomsel memberikan sebanyak 25.220 respon terhadap mention pelanggan. Sementara, akun Facebook Telkomsel memberikan sebanyak 11.536 respon. 

Saat ini, akun Twitter dan Facebook milik Telkomsel telah memiliki lebih dari 500.000 pengikut.
 
Vice President Customer Care Management Telkomsel, Andri Wibawanto menekankan pentingnya respon yang diberikan kepada pelanggan.

Menurut Andri, respon yang doberikan itu sesungguhnya merefleksikan sikap perusahaan yang siap untuk mendengar berbagai masukan dari pelanggan, untuk kemudian ditindaklanjuti dan diselesaikan permasalahannya. 

Hal tersebut diyakini Telkomsel akan mampu mempertahankan loyalitas pelanggan sekaligus meningkatkan excellent experience pelanggan didalam berinteraksi dengan Telkomsel.
READ MORE - Twitter Telkomsel Paling Cepat Balas "Mention"

Telat 15 Tahun, "Bug" Berbahaya Windows Akhirnya Ditambal

KOMPAS.com - Kadang diperlukan waktu lama untuk memperbaiki celah keamanan pada sebuah peranti lunak (software), bisa berbulan-bulan, bahkan mencapai hitungan belasan tahun seperti pada contoh kasus yang menimpa Microsoft berikut.

Raksasa software tersebut minggu ini merilis patch untuk menambal serangkaian celah keamanan di sistem operasi Windows. Salah satunya yang disebut "Jasbug" sudah ditemukan sejak Januari 2014, tetapi Microsoft butuh waktu setahun penuh untuk membuat perbaikan.

Menurut laporan The Next Web yang dirangkum Kompas Tekno, Kamis (12/2/2015), lamanya waktu untuk mengatasi Jasbug disebabkan oleh sifatnya yang bukan sekadar masalah coding, melainkan cacat desain yang sudah berakar sejak 15 tahun lalu, pada tahun 2000.

Padahal, Jasbug termasuk berbahaya. Microsoft menerangkan bahwa celah keamanan yang mengeksploitasi kelemahan service Active Directory ini bisa digunakan oleh hackeruntuk mengambil alih sistem Windows melalui teknik man-in-the-middle.

Informasi lebih detail mengenai Jasbug bisa diperoleh di buletin keamanan Microsoft.

Jasbug ditemukan di semua versi Windows mulai Windows Server 2003 hingga Windows 8.1. Patch untuk semua sistem operasi sudah bisa diunduh, kecuali Windows Server 2003 yang tak memperoleh update walaupun masih tercakup dalam masa dukungan hingga lima bulan ke depan. 

Pengguna rumahan agaknya tak tepengaruh langsung oleh Jasbug karena Active Directory biasanya digunakan di lingkungan korporat, tetapi tak ada salahnya menambal celah keamanan ini, siapa tahu bisa mencegah sakit di kemudian hari.
READ MORE - Telat 15 Tahun, "Bug" Berbahaya Windows Akhirnya Ditambal

Android One Mito Dijual Mulai Rp 700.000

JAKARTA, KOMPAS.com - Google resmi meresmikan Android One untuk pasar Indonesia pada hari Rabu (4/2/2015). Tak lama setelah pengumuman tersebut, vendor smartphonelokal Mito langsung "tancap gas" dengan merilis produk Android One racikannya, Mito Impact. 

Tidak butuh waktu lama bagi Mito untuk memasarkan perangkat tersebut. Berdasarkan keterangan pers dari pihak Mito, Impact sudah bisa dipesan melalui situs www.blibli.com pada Kamis (5/2/2015) besok hingga 11 Februari mendatang.

Produknya sendiri akan dikirim kepada pemesan pada 23 Februari, dua minggu setelah masa pemesanan dibuka.

Pada masa pemesanan ini, pihak Mito membanderol Impact dengan harga yang sangat terjangkau. Bagi pemegang kartu kredit BCA dan BRI, konsumen cukup membayar Rp 699.000 untuk mendapatkan Mito Impact.

Sementara, bagi pemilik kartu kredit dari bank Danamon dan Standar Chartered bisa mendapatkan perangkat ini dengan harga Rp 749.000. Ketentuan ini hanya berlaku pada masa pre-order atau pemesanan saja.

Setelah masa promosi, Mito Impact akan dibanderol dengan harga normal Rp 1,2 juta.

“Mengingat persediaan terbatas, kami berharap konsumen bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," tulis Jacksen Lie, Chief Marketing Officer Mito.

Mito Impact hadir dengan desain fisik yang tidak jauh berbeda dari perangkat Android One dari vendor smartphone lainnya.

Pun demikian, Impact memiliki spesifikasi yang sama persis. Ia hadir dengan layar IPS berukuran 4,5 inci, prosesor quad-core 1,3 GHz, RAM 1 GB, memori internal 8 GB dengan opsi upgrade via MicroSD, dual microSIM, baterai 1.700 mAh, kamera depan 5 MP, dan kamera depan 2 MP.

Dari segi sistem operasi, perangkat ini sudah akan berjalan di OS mobile paling baru buatan Google, yakni Android 5.1 Lollipop. 

Android One adalah program penyediaan ponsel terjangkau dari Google yang ditujukan untuk negara berkembang. Pabrikan ponsel rekanan Google bisa menggunakan rancangan dasar smartphone Android One untuk membuat produk masing-masing.
READ MORE - Android One Mito Dijual Mulai Rp 700.000

Menuju 4G "Tahap Dua", Apa yang Disiapkan?

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dipastikan bisa menikmati teknologi 4G di frekuensi 1.800 MHz tahun ini. Ini boleh dibilang adalah tahap kedua setelah 4G LTE resmi hadir di Indonesia pada frekunsi 900 MHz.  

Nah, terkait hal tersebut, ada beberapa hal yang rencananya akan diumumkan pemerintah pada Februari mendatang dan harus dipersiapkan oleh pihak-pihak terkait.

"Februari ini kita umumkan kebijakannya bahwa kita perbolehkan ini untuk 4G netral teknologi 1.800 MHz dengan penataannya dari mana pindah ke mana dan siapa pindah ke mana," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (27/1/2015).

Soal penataan alokasi frekuensi tersebut, Rudiantara memberikan opsi pada operator. Opsi tersebut pun telah dijawab melalui surat dari Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi dan Informatika (ATSI). Namun dia enggan membeberkan detil penataan tersebut. "Tunggu saja," imbuhnya.

Hal yang jadi perhatian adalah soal dampak migrasi menuju 4G yang akan dirasakan pelanggan. Pada saat terjadi migrasi, pelanggan bisa saja merasakan penurunan kualitas jaringan.

"Ketika migrasi ada kemungkinan terjadi degradasi selama beberapa waktu. Kan sekarang masih banyak yang 2G. Nah, kita mesti lakukan sosialisasi soal degradasi ini," terangnya.

Migrasi tersebut nantinya akan menggunakan sistem cluster, sehingga tidak diterapkan langsung di seluruh Indonesia. Cluster-nya dipilih berdasarkan potensi wilayah yang implikasinya ke pelanggan cenderung minim, efisien dan bisa dilakukan dengan cepat.

"Nah cluster ini nanti dibicarakan dengan operator. Prinsipnya tiga. Pertama kecepatan, kedua efisiensi, ketiga adalah menghindari kemungkinan refarming lagi," ujarnya.
Editor: Wicak Hidayat
READ MORE - Menuju 4G "Tahap Dua", Apa yang Disiapkan?

Lazada Ungkap Harga OnePlus One 64 GB di Indonesia

KOMPAS.com - Situs e-commerce Lazada Indonesia mengumumkan bakal membuka layanan pemesanan smartphone OnePlus One pada hari Selasa, 27 Januari 2015, mulai pukul 11.00. 

Dalam pemesanan atau pre-order perdana ini, pihak OnePlus dan Lazada tidak memberlakukan sistem undangan. Sekadar informasi, setiap calon pembeli OnePlus One di luar negeri diharuskan untuk mengantre melalui sistem undangan agar bisa mendapatkan perangkat tersebut.

OnePlus One akan tersedia secara eksklusif di situs Lazada Indonesia dengan harga Rp 4,5 juta. Dengan harga tersebut, pelanggan akan mendapatkan OnePlus One dengan kapasitas terbesar, 64 GB.

Setelah masa pemesanan itu sudah selesai, seperti KompasTekno kutip dari keterangan pers, Jumat (23/1/2015), OnePlus One tetap bisa dibeli melalui situs Lazada. Akan tetapi, pelanggan tidak bisa membelinya langsung, melainkan harus menggunakan undangan khusus dari pihak Lazada.

Sayangnya, tidak dijelaskan proses mendapatkan undangan khusus dari Lazada tersebut.

OnePlus One adalah smartphone besutan OnePlus dengan Cyanogen, tim yang selama ini membuat custom ROM Android. OnePlus One digadang-gadang sebagai "pembunuh Nexus" karena spesifikasinya yang tergolong tinggi dengan harga jual yang lebih rendah.

OnePlus One mengusung layar ukuran 5,5 inci yang mulai dipasarkan pada April 2014 lalu. Smartphone ini mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 801 quad-core 2,5 GHz dan GPU Adreno 330 dan RAM 3 GB.

Fitur lain yang dimiliki di antaranya adalah kamera belakang 13 megapiksel, depan 5 megapiksel, konektor micro USB, baterai 3100 mAh dengan dimensi 152,9 x 75,9 x 8,9 mm, dan bobot 162 gram.
Editor: Reza Wahyudi
READ MORE - Lazada Ungkap Harga OnePlus One 64 GB di Indonesia

Kamera "GoPro" ala Apple Dikontrol dari Jam

KOMPAS.com - Kategori produk kamera tangguh alias action camera ala GoPro rupanya sedang banyak dilirik oleh para pemain industri gadget. Setelah beberapa pabrikan seperti HTC dan Sony, kini giliran Apple yang diketahui memiliki rencana pembuatan kamera mirip GoPro.
Sebagaimana dikutip Kompas Tekno dari The Next Web, hal tersebut diketahui dari hak paten atas kamera bersangkutan yang diberikan Kantor Paten dan Merk Dagang AS (USPTO) kepada Apple awal minggu ini.

Dalam dokumen paten yang diajukan pada 2012 itu, dijelaskan bahwa kamera tangguh Apple bisa dikendalikan lewat perangkat serupa jam tangan. Belum jelas apakah "jam tangan" yang dimaksud tak lain merupakan Apple Watch atau bukan.

Pengendalian melalui jam tangan dimaksudkan untuk kontrol secara remote saat pengguna tidak bisa meraih tombol kendali secara langsung di tubuh kamera.

Disebutkan juga bahwa kamera tersebut memiliki beberapa sensor sehingga bisa merekam video dari berbagai arah sekaligus. Selain itu ia turut dilengkapi dengan kamera bawah air yang dioptimalkan untuk perekaman saat berenang atau menyelam.

Kamera Apple saat ini baru sebatas paten. Belum tentu ia akan benar-benar terwujud dalam bentuk produk jadi. Akan tetapi, dokumen tersebut setidaknya bisa memberikan gambaran mengenai bidang baru yang dilirik oleh Apple.
READ MORE - Kamera "GoPro" ala Apple Dikontrol dari Jam
 
Diberdayakan oleh Blogger.